Rabu, 17 Desember 2014

Tips Memulai Usaha dengan Modal Minim

Tips Memulai Usaha dengan Modal Minim

Business Leadership Indonesia | artikel ide bisnis | download cara marketing | Modal Usaha | Rekan, dalam membangun usaha seperti jual beli, jasa dan aktivitas perdagangan lainnya, tidak ada satupun yang dapat memastikan bahwa modal besar hasilnya besar, atau sebaliknya modal kecil hasilnya kecil. Selain kita memahami bahwa Ilmu ekonomi adalah suatu proses yang bertujuan untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya. Namun sekali lagi Permodalan selalu menjadi faktor penghambat seseorang ingin membuka sebuah usaha dan mengembangkannya. Padahal jika akan membuka usaha tidak harus dengan modal besar bahkan bisa juga tanpa modal. Hal ini juga tergantung pada prinsip manajemen yang diterapkan dan pemasaran yang bagus dan bisa diterima di masyarakat.

Jaman sekarang memulai usaha walau dengan modal besar tidak menjamin usaha tersebut akan sukses. Bayangkan saja jika Anda sudah membuka sebuah usaha besar dengan barang lengkap namun tidak dibarengi usaha tekun untuk memasarkan produk, membuat strategi usaha yang jitu juga tidak akan berkembang. Jika modal besar tersebut dari  modal pinjaman dijamin Anda akan rugi besar. Modal tidak balik, tidak ada keuntungan dan Anda masih menanggung utang sumber modal tersebut.

Jadi keseluruhan harus dimulai dari niat yang menghasilkan suatu strategi dari awal hingga akhir bagaimana proses itu berlangsung hingga menghasilkan profit.


Bila rekan menetapkan suatu tujuan, niat untuk membangun bisnis walau dengan modal yang minim ada baiknya mempelajari hal-hal ini :


1.  POLA PIKIR USAHA

Segera mengubah pola pikir bahwa harus ada modal besar jika akan memulai usaha. Jika pola pikir ini tidak segera Anda ubah, maka untuk memulai usaha pasti akan terasa ragu atau bimbang takut jika akan gagal. Seorang yang berjiwa entrepreneur akan selalu mengembangkan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dibarengi dengan potensi mengelola dan mengumpulkan modal. Anda dapat memulai strategi menambah jaringan bisnis, menambah relasi agar rekan bisnis mau berkerjasama mengembangkan usaha Anda.


2.  PROSES

Memulai usaha tidak harus dari yang mapan dan berskala besar. Seperti prinsip “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”. Tidak ada seorang pengusaha yang memulai usaha dengan kesuksesan besar, mereka pasti akan mengalami pasang surut berawal dari nol. Meskipun usaha yang didirikan berskala besar tidak mungkin langsung mendapat banyak konsumen sehingga Anda perlu meningkatkan strategi pemasaran agar bisa bertahan dan berkembang.


3.  STRATEGI

Menekan anggaran dari modal awal. Saat memulai usaha, Anda pasti mempertimbangkan anggaran sewa tempat yang konon memang terbilang cukup besar. Untuk mensiasati pengeluaran sewa tempat agar daapt ditekan, bisa membuat kerjasama dengan teman. Misalnya teman Anda memiliki lokasi strategis, bekerjasamalah dengan dia dengan sistem bagi hasil.


4. PENDUKUNG BISNIS DILAKSANAKAN

Bagian yang keempat ini adalah mencari kesempatan sumber permodalan, selain modal sendiri, dapat di katakan dana pihak ketiga atau uang orang lain. Saat ini banyak sekali bank-bank daerah yang mendukung usaha UMKM dengan memberikan pinjaman modal. Program UMKM bisa Anda manfaatkan untuk mengembangkan usaha produksi Anda. Bisa juga mencari sumber modal dari koperasi simpan pinjam, BPR, pegadaian, dan perorangan yang mendukung usaha Anda.  Poin ke 4 ini juga sering disebut dengan daya ungkit atau leverage usaha rekan dapat bertumbuh lagi dengan lebih cepat, kemampuan negoisasi, kejujuran dan komitmen kepada pihak pendukung ini sangat penting.


Semoga Tips Memulai Usaha dengan Modal Minim dapat membantu memberikan kreativitas yang lebih baik.





sumber : carapedia diolah kembali