Minggu, 23 November 2014

Tips membuat Stick Kentang by. Muthia Aulia Rahma



Tips membuat Stick Kentang
by. Muthia Aulia Rahma

Tulisan ini saya buat untuk bunda yang telah mencoba resep stik kentang dan merasa gagal. Ada yang stiknya keras, ada yang lengket ketika ngadoni, ada yang susah ngadoninya karena gak pakai air jadi susah kalis dan lain sebagainya. Ada juga bunda yang berkeluh ke saya via inbox. Ketika saya terangkan akhirnya mereka mengerti setelah saya jelaskan. Ada beberapa bunda yang mungkin kesal diam diam dan merasa resep saya bohong.

 Sekali lagi saya tegaskan resep yang saya kasih adalah resep jualan saya. Dan saya gak main main dengan resep andalan saya. Membuat stik kentang ala resep saya (ini resep saya dan jangan bandingkan dengan resep lain) keliatannya gampang tapi sulit. Dibilang sulit padahal gampang. 

Jadi... Takarannya harus seimbang bunda. Buat stik kentang gak bisa seadanya bunda. Takaran tepung dan kentang harus pas. Kentang dan tepung harus berbanding 1 : 1½ Misalnya bunda mau buat 1/2 resep. Kentang 500gr dan tepung 750gr jika bunda mau buat 1/4 resep berarti kentang 250gr tepungnya 375gr. Kentang tidak boleh direbus. Ngadoni tidak boleh menggunakan air. Kentang tidak boleh dingin ketika ngadoni (kukus, kupas kulit, haluskan) langsung masukkan tepung yang sudah di campur garam, masukkan ragi instan sesuai takaran, telur lalu aduk rata masukkan mentega adoni hingga kalis. 

Kalau adonan agak lembek karena kentang yang banyak mengandung air taburi tepung ketika menggiling adonan. Jika belum pernah coba memang bunda akan merasa kok susah ya kalisnya. Sebenarnya tidak bunda... jika adonan (kentang dan tepung) tercampur rata adonan akan bagus tidak lembek dan tidak keras seperti gambar. Saya sekali adon 2kg kentang 3 kg tepung bunda. Jadi bunda bisa bayangkan banyaknya.
Untuk pemula ini memang sulit tapi jika terbiasa ini hal yang gampang. Bisa karena terbiasa. Jika ada masalah pasti kita bisa menyikapinya.


Oya 1 lagi kenapa saya menyarankan memakai kentang kuning? Kentang apa saja bisa dipakai bunda.. hanya Karena kentang kuning lebih baik, tidak banyak mengandung air tekstur kentangnya juga lebih pulen. Semoga tulisan ini bermanfaat.. salam semangat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.